Berikut 10 Ciri Paru-paru Bermasalah yang Harus Anda Waspadai
Kenali ciri paru-paru bermasalah agar Anda bisa melakukan penanganan sedari dini. Kalau tidak segera mendapat penanganan yang tepat, masalah paru-paru akan berakibat fatal. Salah satunya mendatangkan penyakit komplikasi gagal napas.
Oleh karena itu, yuk langsung simak beberapa ciri paru-paru bermasalah di bawah ini.
Ciri Paru-paru Bermasalah yang Tidak Boleh Anda Abaikan

Menjaga kesehatan tubuh penting dilakukan dan berikut beberapa ciri paru-paru bermasalah yang tidak boleh Anda abaikan, baik saat terjadi pada diri sendiri maupun orang sekitar:
1. Sesak Napas
Sesak napas merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan bernapas. Biasanya, tanda seseorang sesak napas terlihat dari frekuensi napasnya lebih dari 25 kali per menit (pada orang dewasa).
Kondisi ini terjadi karena ada penyempitan pada saluran napas, sehingga aliran udara menuju paru-paru terganggu. Akibatnya, oksigen yang mengalir ke seluruh tubuh menjadi berkurang. Dalam kondisi demikian, yang bisa tubuh lakukan hanya meningkatkan frekuensi bernapas dengan harapan bisa membuat lebih banyak udara masuk.
Sesak napas menjadi salah satu ciri paru-paru bermasalah yang membuat seseorang segera memeriksakan diri ke IGD. Beberapa penyakit paru-paru yang terjadi akibat sesak napas, seperti asma, pneumonia, fibrosis serta penyakit paru obstruktif (PPOK).
2. Mengi (Suara Napas Berbunyi “Ngik”)
Mengi menjadi ciri khas asma yang menyebabkan napas berbunyi “ngik”. Kalau tidak mendapat penanganan yang tepat, asma dapat menjadi penyebab paru bermasalah serta menurunkan fungsi paru sendiri.
3. Nyeri Pada Bagian Dada
Pada beberapa kondisi akibat peradangan lapisan pembungkus paru (pleuritis), paru-paru kolaps (atelektasis) serta penumpukan nanah (abses) baru, nyeri dada bisa menjadi keluhan utama pada seseorang.
Pada pleuritis, nyeri dada kiri atau kanan akan terasa tajam serta menusuk, terutama pada saat tertawa, batuk, bergerak hingga bersin. Selanjutnya, pada atelektasis nyeri dada ini akan ditandai dengan denyut jantung cepat, napas cepat atau dangkal, batuk, hingga bibir atau kulit terlihat membiru.
Kemudian dalam abses paru, gejalanya berupa nyeri dada disertai batuk dahak berbau busuk, demam hingga sesak napas.
4. Batuk Dahak atau Berdarah dalam Waktu Lama
Batuk yang berlangsung dalam waktu lama dan tak kunjung reda hingga disertai muncul dahak atau darah bisa menjadi ciri paru-paru bermasalah. Adapun penyakit paru yang membuat seseorang menderita batuk lama adalah TBC alias tuberkulosis.
Selain batuk darah, TBC juga cenderung timbul dengan adanya demam, penurunan berat badan signifikan hingga pembesaran kelenjar getah bening pada leher.
Kalau terjadi akibat fibrosis paru, gejala yang dapat penderitanya rasakan berupa batuk lama hingga lebih dari 6 bulan. Penderita juga akan cepat lelah serta ujung jari tangan maupun kaki terlihat membiru.
5. Bibir, Kuku dan Kulit Tampak Membiru
Ketika darah dan tubuh mulai kekurangan oksigen, bibir, kuku serta kulit akan terlihat membiru. Istilah medis untuk kondisi ini adalah sianosis yang menjadi ciri paru-paru bermasalah cukup berat.
6. Suara Serak
Terkadang, beberapa orang selalu menyepelekan tanda ini karena menganggap hanya sedang terkena radang tenggorokan saja. Padahal, suara serak yang berlangsung hingga berminggu-minggu menjadi pertanda penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Hal ini terjadi karena terjadi penumpukan udara pada organ paru, sehingga membuat penderitanya sulit berbicara.
7. Lelah Setelah Bangun Tidur
Seharusnya, setelah bangun tidur tubuh akan terasa lebih fresh karena mengembalikan energi yang sudah hilang. Namun, jika setelah bangun tidur Anda merasa lelah, bisa jadi ini pertanda gejala kanker paru-paru akibat penurunan fungsi organ seiring berjalannya waktu.
8. Muncul Pembengkakan dan Nyeri Pada Satu Kaki
Kondisi ini bisa menjadi pertanda munculnya gumpalan darah pada pembuluh vena alias deep vein thrombosis. Gumpalan darah itu dapat pecah serta masuk ke organ paru yang menyebabkan munculnya emboli. Dampaknya, aliran darah menuju paru menjadi terhambat serta munculnya nyeri pada dada hingga sesak napas.
9. Produksi Lendir Meningkat (Mukus)
Lendir sebenarnya adalah cairan kental hasil produksi saluran pernapasan untuk melawan infeksi serta zat pemicu iritasi. Sayangnya, kalau produksinya meningkat, maka akan menjadi boomerang yang menyebabkan tuberkulosis, pneumonia, hingga pleuritis.
10. Sakit Otot
Paru-paru yang bermasalah atau terkena infeksi dapat mengakibatkan nyeri pada bagian otot atau dalam medis terkenal dengan sebutan myalgia. Penyebabnya bermacam-macam, bisa terjadi akibat gangguan otot, penyakit autoimun hingga gangguan pada sistem saraf.
11. Kehilangan Nafsu Makan
Jangan mengabaikan kondisi nafsu makan menurun karena dapat mengakibatkan malnutrisi hingga berat badan turun drastis. Walaupun ciri-cirinya hampir sama dengan penyakit lain, tetapi nafsu makan menurun karena paru bermasalah bisa berlangsung lebih dari 2 minggu. Selain itu, kondisi juga bersamaan dengan mood yang cenderung berubah-ubah.
Apabila Anda menemukan ciri paru-paru bermasalah pada diri sendiri atau keluarga terdekat, pastikan untuk segera membawanya ke dokter. Gejala yang timbul akibat paru bermasalah tak boleh Anda abaikan. Sebab, dapat menimbulkan penyakit berbahaya yang mengancam kesehatan tubuh.
