10 Tanaman Hias Unik dan Populer di Indonesia, Pilih Mana?

Tanaman hias unik bisa membuat rumah terlihat lebih cantik dan segar. Terlebih, tanaman yang anti mainstream gak akan membuat kelihatan sama dengan milik tetangga, lho. Jadi, penampilannya pun terlihat lebih istimewa dan tidak pasaran.

Nah, bagi Anda yang ingin rekomendasi tanaman hias unik anti mainstream yang populer di Indonesia, maka bisa cek di bawah ini.

Rekomendasi Tanaman Hias Unik Anti Mainstream yang Populer

Tanaman hias unik dan anti mainstream memang menjadi andalan untuk menghias rumah agar terlihat menarik dan segar. Yuk, cek apa saja rekomendasinya disini!

Berikut beberapa daftar tanaman hias unik yang bisa Anda gunakan di rumah, yaitu:

1. Living Stone (Litops)

Anda mungkin sering melihat tanaman hias berdaun hijau segar, tetapi Living Stone atau Lithops benar-benar berbeda. Tanaman hias unik ini berasal dari Afrika Selatan dan terkenal karena bentuknya yang menyerupai batu kerikil kecil. Lithops mampu menyamarkan diri di lingkungan sekitar sehingga tampak seperti bagian dari bebatuan. Tanaman ini tergolong sukulen, jadi sangat hemat air dan cocok ditanam di iklim tropis dengan perawatan minimal.

2. Monstera Albino

Monstera sebenarnya sudah populer di kalangan pecinta tanaman, namun varietas albino adalah versi yang jauh lebih eksklusif. Daun berwarna putih-hijau dengan corak tidak beraturan membuat tanaman ini tampak sangat artistik. Karena sifat mutasinya, Monstera Albino termasuk langka dan berharga tinggi di pasaran.

3. Jewel Orchid

Berbeda dengan anggrek biasa yang dikenal lewat bunganya, Jewel Orchid justru populer karena keindahan daunnya. Corak daun berwarna hijau tua dengan garis-garis emas atau merah muda memberikan kesan mewah. Jewel Orchid tumbuh subur di tempat teduh dengan kelembaban tinggi, sehingga cocok ditaruh di terrarium atau ruangan ber-AC dengan tambahan pelembab udara.

4. Concrete Leaf

Tanaman satu ini juga dikenal dengan sebutan Pleiospilos nelii, mirip dengan Lithops tetapi bentuknya menyerupai bongkahan beton. Concrete Leaf memiliki daun tebal berwarna abu-abu kehijauan yang bisa menyimpan air dalam jumlah besar. Sama seperti tanaman sukulen lainnya, Concrete Leaf tidak membutuhkan banyak perhatian.

5. Anggrek Monyet (Dracula Simia)

Sesuai namanya, tanaman hias unik ini terkenal karena kelopaknya yang menyerupai wajah monyet. Dracula Simia berasal dari hutan pegunungan di Ekuador dan Peru, tumbuh di daerah lembab dengan suhu sejuk. Warna bunganya biasanya cokelat hingga oranye dengan aroma manis yang unik, mirip bau jeruk matang.

Sayangnya, di Indonesia tanaman ini jarang ditemui karena sulit beradaptasi dengan suhu panas. Namun jika Anda bisa mendapatkannya, Anggrek Monyet akan menjadi pusat perhatian karena bentuk bunganya yang benar-benar berbeda dari anggrek pada umumnya.

6. Bunga Kelelawar

Bunga kelelawar atau Tacca chantrieri adalah salah satu tanaman hias paling eksotis. Bentuk bunganya menyerupai kelelawar dengan warna hitam pekat serta “kumis” panjang yang menjuntai. Tanaman ini tumbuh baik di daerah tropis dengan kelembaban tinggi, sehingga sebenarnya cukup cocok dengan iklim Indonesia.

Keunikannya bukan hanya pada bentuk, tetapi juga warna bunga yang jarang dijumpai di tanaman hias lain. Jika Anda ingin memberikan kesan misterius namun tetap elegan di taman atau ruangan, bunga kelelawar bisa menjadi pilihan terbaik.

7. Janda Bolong

Tanaman ini sempat viral dan menjadi buruan para kolektor beberapa tahun terakhir. Janda Bolong atau Monstera adansonii memiliki daun dengan lubang-lubang alami yang membuat tampilannya unik.

Tak hanya cantik, tanaman ini juga relatif mudah dirawat. Anda cukup memberikan cahaya tidak langsung, menyiram saat tanah kering, dan sesekali memupuk agar pertumbuhannya optimal. Karena bentuknya yang dekoratif, Janda Bolong sering dipakai sebagai penghias ruangan minimalis maupun modern. Meski kini harganya sudah lebih stabil, pesonanya tetap tidak luntur bagi pecinta tanaman.

8. Shamrock Ungu

Jika biasanya tanaman hias didominasi warna hijau, Shamrock Ungu hadir dengan daun berwarna ungu pekat yang menyerupai kupu-kupu. Tanaman ini dikenal juga dengan nama Oxalis triangularis dan berasal dari Brasil. Keunikannya terletak pada daunnya yang bisa membuka di siang hari dan menutup di malam hari, memberikan kesan tanaman “hidup” yang selalu bergerak.

Perawatannya tidak sulit, cukup dengan cahaya terang tidak langsung dan penyiraman rutin. Shamrock Ungu cocok diletakkan di meja kerja atau sudut ruangan untuk menambah warna yang berbeda dari tanaman hias biasa.

9. Flamingo Lily

Flamingo Lily atau Anthurium andraeanum dikenal dengan bunga berbentuk hati berwarna merah cerah, pink, hingga putih. Keindahannya terletak pada spathe yang berkilau seakan dilapisi lilin. Tanaman ini sangat populer sebagai dekorasi rumah karena mampu berbunga sepanjang tahun dengan perawatan yang tepat. Flamingo Lily menyukai cahaya terang tidak langsung dan kelembaban yang konsisten.

Selain cantik, tanaman ini juga dipercaya dapat membantu menyaring udara sehingga membuat ruangan terasa lebih segar. Cocok untuk Anda yang ingin memiliki tanaman hias elegan dengan nilai fungsional.

10. Begonia Polkadot

Terakhir, ada Begonia Polkadot atau Begonia maculata yang mencuri perhatian karena daunnya berbintik-bintik putih kontras dengan latar hijau gelap. Bagian bawah daunnya berwarna merah marun sehingga menambah daya tarik visual.

Begonia ini tidak hanya unik, tetapi juga cukup mudah ditanam di pot indoor dengan cahaya terang tidak langsung. Penyiraman perlu dijaga agar tanah tetap lembab, namun jangan sampai tergenang. Dengan tampilan mencolok, Begonia Polkadot sangat cocok dijadikan statement plant di dalam ruangan.